Minggu, 21 Agustus 2016

MOTIVASI BERPRESTASI


A.      Pengertian Dan Teori Motivasi

Motivasi adalah daya penggerak di dalam diri seseorang untuk berbuat sesuatu. Motivasi ini merupakan kondisi yang mendorong individu untuk berbuat sesuatu. Peran motivasi adalah sebagai pemasok daya (energizer) untuk bertingkah laku secara terarah (Gleitman 1986, Rebber 1988 dalam Muhibinsyah, 2000).

Filosofi Motivasi

Motivasi penting artinya dalam proses belajar siswa, karena fungsinya yang mendorong, menggerakkan, dan mengarahkan kegiatan belajar. Pada hakekatnya motivasi diyakini sebagai penguatan (reinforcement).

Contoh : perolehan nilai yang bagus dan pujian Guru akan menambah motivasi belajar.

Beberapa Teori Motivasi :

1.       Teori Self – Worth

Seorang individu belajar dari persepsi masyarakat bahwa seseorang itu dinilai/dihargai karena prestasinya. Kegagalan akan membuat perasaan diri yang tidak berharga.

2.       Maslow dalam teori kebutuhannya menggambarkan motivasi dalam bentuk Piramida sebagai berikut :

                                   Gambar Piramida Tingkat Kebutuhan Maslow

Implikasi Motivasi  dalam Belajar . Kondisi yang sehat dalam fisik, suasana penuh kasih sayang dan keadaan yang aman, ada pengakuan dan penghargaan atas prestasi siswa, membangkitkan rasa ingin tahu, akan mendorong siswa untuk beraktualisasi mengembangkan diri.

  Membangkitkan Motivasi

Bagaimana cara dan teknik membangkitkan motivasi berprestasi pada diri seseorang, seperti kasus di bawah ini!



 
Surya adalah teman Anda. Kepribadiannya terkesan santai, asal-asalan dan malas-malasan. Ia tak ada semangat untuk belajar keras. Ibadah yang wajib saja tidak berhasrat. Nilainya semakin terpuruk. Bahkan ia mulai acuh tak dengan kesuksesan.




Kasus :
 

 

 

 


B.       Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik

Secara umum Motivasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :

a.        Motivasi Intrinsik, yaitu dorongan yang bersumber dari dalam diri seseorang. Contoh : dorongan ingin makan, ingin berprestasi dan lain-lain.

b.       Motivasi Ekstrinsik, adalah dorongan untuk melakukan sesuatu yang berasal dari luar dirinya. Contoh : seseorang yang rajin karena mengharap mendapat pujian atau hadiah dan lain-lain.

KONSEP DIRI ( SELF CONCEPT )

Setiap orang ingin dirinya sukses. Sukses dalam belajar, bergaul, berkarir, berkeluarga, dan sukses dunia  akhirat. Langkah awal kesuksesan adalah mengenal diri, mempelajari kualitas diri. Pemahaman diri dan kualitas diri adalah proses yang sangat penting dalam meningkatkan mutu kehidupan. Tahu diri dan mengenal diri mengantarkan kepada tahap-tahap hidup yang berkualitas. Tidak saja dalam bergaul dan berinteraksi dengan orang lain, tetapi juga untuk mengarahkan dan mengembangkan diri, membuat perencanaan pendidikan dan karir, memecahkan permasalahan pribadi dan sosial secara realistis, beradaptasi dengan perubahan-perubahan dalam kehidupan, untuk dapat saling menerima dan menghargai orang lain.

1.    Apa yang harus kita ketahui tentang diri kita ? Siapa Saya dan  sejauh mana Anda mengetahui diri Anda sendiri.
Diri adalah seperangkat proses dari ciri-ciri yang mencakup proses fisik, perilaku, dan psikologis. Mengenal diri berarti memahami aspek-aspek pembentukan diri kita. Aspek-aspek tentang diri meliputi :

a.       Aspek fisik : adalah tubuh dengan segala kualitasnya dan proses yang terkait dengannya

b.      Diri secara proses adalah proses alur pikir, emosi atau perasaan dan tingkah laku

c.       Diri secara sosial adalah pikiran dan perilaku hasil interaksi dengan orang lain

d.      Konsep diri adalah keseluruhan pandangan tentang diri sendiri

e.    Cita-cita diri adalah segala apa yang diangankan terhadap diri sendiri

2.     Konsep Diri  (Self Concept).

      Konsep diri adalah keseluruhan pandangan seseorang tentang diri sendiri. Konsep Diri merupakan potret diri secara mental, yakni bagaimana seseorang  menilai dan menyikapi dirinya.

Ada 3 dimensi konsep diri, yakni :

a. Pengetahuan tentang diri sendiri

Dalam benak pikiran seseorang telah memiliki data tentang siapa  

dirinya. Semakin banyak tahu tentang deskripsi diri akan semakin baik

konsep dirinya. Contoh : “Saya Hartini kelas I SMK, pendiam, mudah tersinggung, pintar, jago matematika, hemat, setia, kurang pede, taat beribadah”.

Wawasan tentang diri ini semakin lama semakin luas sesuai dengan  dinamika konsep dirinya.

b.    Pengharapan terhadap diri.

Disebut juga dengan Diri Ideal, yakni harapan dan kemungkinan dirinya menjadi apa kelak sesuai dengan idealismenya. “Diri Ideal” setiap orang berbeda-beda, ada yang mengharap dirinya menjadi pengusaha yang sukses, akuntan yang jujur, psikolog yang takwa, sebaliknya ada pula orang yang ingin meraih popularitas dalam bermasyarakat. Contohnya : Politikus yang adil, pengusaha yang dermawan, dan lain-lain.

c.     Penilaian terhadap diri sendiri.

Disadari atau tidak setiap saat kita selalu menilai diri sendiri. Khususnya menilai setiap tingkah laku kita. Contoh : tingkah laku belajar saya menghasilkan nilai rapor 5,5 ini berarti gagal. Mengapa bisa terjadi ?

Hasil penilaian, antara harapan yang    dibentangkan   dengan fakta    yang ada di dalam diri akan menghasilkan Rasa Harga Diri . Semakin lebar ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan  diri sendiri maka “semakin rendah rasa harga dirinya”. Sebaliknya orang yang hidupnya mendekati standar harapan hidupnya, menyukai apa yang dikerjakannya maka akan “semakin tinggi rasa harga dirinya”.

3.     Konsep Diri Positif dan Negatif

a.     Konsep Diri Positif

Konsep diri positif ada dalam diri orang yang dapat menerima dirinya secara apa adanya dengan segala risiko kekuatan dan kelemahannya. Ia memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas tentang dirinya. Ia membuat harapan-harapan dan perencanaan yang masuk akal, serta kemungkinan besar dapat dicapai. Pribadi seperti ini tidak merasa terancam dan cemas jika dikritik, menerima informasi negatif tentang dirinya. Sebaliknya ia tidak hanyut ketika disanjung dengan informasi positif tentang dirinya. Itulah orang yang konsep dirinya positif memposisikan harga dirinya secara tepat dan wajar.

Sabtu, 16 April 2016

SUKSES DENGAN BERPIKIR POSITIF

SUKSES DENGAN BERPIKIR POSITIF
Percaya atau tidak, sikap kita adalah cermin masa lampau kita, pembicara kita di masa sekarang dan merupakan peramal bagi masa depan kita. Maksudnya apa ? Ya, bahwa kondisi masalu, sekarang dan masa depan kita dapat tercermin dari bagaimana sikap kita sehari-hari. Camkan satu hal, sikap kita merupakan sahabat yang paling setia, namun juga bisa menjadi musuh yang paling berbahaya.
W.W. Ziege pernah berkata.” Tak akan ada yang dapat menghentikan orang yang bermental positif untuk mencapai tujuannya. Sebaliknya, tak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat membantu seorang yang sudah bermental negative.
Jika kita seorang yang berpikiran positif, kita pasti dimanapun menghasilkan sesuatu. Kita akan lebih banyak berkreasi daripada bereaksi. Jelasnya, kita lebih berkonsentrasi untuk berjuang mencapai tujuan-tujuan yang positif daripada terus saja memikirkan hal-hal negative yang mungkin saja terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
Kehidupan dan kebahagian seseorang tidaklah bisa diukur dengan ukuran gelar kesarjanaan, kedudukan maupun latar belakang keluarg. Yang dilihat adalah bagaimana cara berpikir orang itu. Memang kesuksesan kita lebih banyak dipengaruhi oleh cara kita berpikir.
Ingat perkataan Robert J. Hasting,” Tempat dan keadaan tidak menjamin kebahagiaan. Kita sendirilah yang harus memutuskan apakah kita ingin bahagia atau tidak. Dan begitu kita mengambil keputusan, maka kebahagiaan itu akan datang.”
Dengan bersikap positif bukan berarti telah menjamin tercapainya suatu keberhasilan. Namun, bila sikap kita positif, setidak-tidaknya kita sudah berada di jalan menuju keberhasilan. Berhasil atau tidaknya kita nantinya ditentukan oleh apa yang kita lakukan di sepanjang jalan yang kita lalui tersebut.


Dari beberapa buku terdapat beberapa tips berikut terbukti cukup membantu. Cobalah untuk menjalankan kegiatan-kegiatan berikut ini sebanyak mungkin dalam hidup kita. Sebagaimana untuk mencapai hal-hal lainnya, untuk menjadi orang yang berpikiran positif, prosesnya harus dilakukan secara terus-menerus :
1.  Pilihlah sebuah kutipan yang bernada positif setiap minggunya dan tulislah kutipan tadi pada selembar kartu berukuran 3 x 5. Bawalah kartu tadi setiap hari selama seminggu. Baca dan camkanlah kutpan tadi secara berkala dalam sehari dan jadikan afirmasi. Misalnya di meja kerja Anda, didashboard mobil, atau di cermin kamar mandi. Jadikanlah setiap kutipan tersebut bagian pemikiran Anda selama seminggu itu.
Contoh :
“Seorang pemimpin yang baik adalah yang bisa membesarkan semangat dan harapan-harapan kepada anak buahnya (Napoleon Bonaparte)
“Hari ini saya ingin menolong orang sebanyak mungin “( Harry Bullis)

Kamis, 11 Februari 2016

MENGATASI STRESS…!


Apa itu stress..!
Stres adalah hidup. Tidak ada hidup tanpa stress. Hidup tanpa stress sama dengan mati. Stres adalah teman yang senantiasa ada bersama anda, oleh karena itu jangan takut stress tetapi jangan meremehkan stress, karena suatu waktu dapat membuat anda terjatuh.
Untuk itu anda perlu mengenali stress dan cara-cara mengatasi stress.


            Ada bentuk-bentuk bahasa tubuh, untuk mengenali stress, yaitu :

Rabu, 10 Februari 2016

KIAT MENGHINDARI KESULITAN BELAJAR


KIAT MENGHINDARI KESULITAN BELAJAR
Kesulitan merupakan suatu kondisi tertentu yang ditandai dengan adanya hambatan-hambatan dalam mencapai tujuan. Kesulitan belajar adalah suatu kondisi dalam proses belajar terhadap hambatan-hambatan tertentu yang bersifat fisiologis, psikologis maupun sosiologis.

Jenis-jenis kesulitan belajar meliputi:
1.    Kekacauan belajar (Learning Disorder)
Adalah keadaan dimana proses belajar seseorang terganggu karena timbulnya respons yang bertentangan. Pada dasarnya, yang mengalami kekacauan belajar, potensi dasarnya tidak dirugikan, akan tetapi belajarnya terganggu atau terhambat oleh adanya respons-respons yang bertentangan, sehingga hasil belajar yang dicapainya lebih rendah  dari potensi yang dimilikinya. Contoh: siswa yang sudah terbiasa dengan olahraga keras seperti karate, tinju dan sejenisnya, mungkin akan mengalami kesulitan dalam belajar menari yang menuntut gerakan lemah gemulai.
2.    Learning Disfunction merupakan gejala dimana proses belajar yang dilakukan siswa tidak berfungsi dengan baik, meskipun sebenarnya siswa tersebut tidak menunjukkan adanya subnormalitas mental , gangguan alat dria,atau gangguan psikologis lainnya. Contoh;  siswa yang memiliki postur tubuh yang tinggi atletis dan sangat cocok menjadi atlet bolla volley, namun karena tidak pernah dilatih bermain bola volley,  maka dia tidak dapat menguasai permainan volley dengan baik.

Kamis, 21 Januari 2016

MEMBANGUN KEMAMPUAN MENGHADAPI KESULITAN

Sikap – sikap penting yang perlu dikembangkan dalam bertahan menghadapi kesulitan dan tantangan hidup antara lain :
1.       Tahan Banting (hardiness)
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tahan banting tidak terlalu menderita akibat negatif yang berasal dari kesulitan.
Orang – orang yang tahan banting cenderung tidak terlalu menderita, dan kalaupun menderita tidak terlalu lama.
Sifat tahan banting merupakan peramal kesehatan dan kualitas kehidupan secara keseluruhan.
Penelitian lain melaporkan bahwa sifat tahan banting dapat dibangun, ditingkatkan dan dipacu, misal dengan diberi latihan berupa tugas – tugas dan tanggung jawab tertentu.


2.      Keuletan
Orang yang pernah didera berbagai penderitaan / kesulitan hidup dan mampu memecahkannya, dapat tumbuh menjadi orang – orang ulet. Mereka terbukti memiliki karakteristik sebagai perencana – perencana, mampu menyelesaikan masalah dan bisa memanfaatkan peluang.

Rabu, 20 Januari 2016

MENGENAL BAKAT DAN MINAT

MENGENAL BAKAT DAN MINAT SISWA

A.  Mengenal Bakat

                Bakat didefinisikan sebagai kemampuan alamiah atau bawaan untuk memperoleh pengetahuan atau keterampilan yang relative bisa bersifat umum (misalnya bakat intelektual umum) atau khusus (bakat akademis khusus). Bakat khusus disebut juga talent. Bakat memungkinkan seseorang untuk mencapai prestasi  dalam bidang tertentu, akan tetapi diperlukan latihan, pengetahuan, pengalaman dan dorongan atau motivasi agar bakat itu dapat terwujud. Bakat yang dimiliki seseorang tidak sama antara satu dengan lainnya. Ada orang yang berbakat pada ilmu alam, tetapi tidak berbakat pada ilmu social, ada yang berbakat di bidang olahraga, tetapi tidak berbakat di kesenian, ada yang berbakat di bidang kesenian, tetapi tidak berbakat di keterampilan. Bakat yang dimiliki seseorang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar.
Macam-macam bakat di klasifikasikan menjadi sepuluh, yaitu ;

Jumat, 25 September 2015

Batu yang Kusam

Batu yang Kusam Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Alkisah, suatu hari seorang gadis menemukan sebongkah batu kusam di pinggir jalan. Meski hanya batu biasa, si gadis memungutnya dan menyimpannya baik-baik. Bahkan, setiap hari ia menggosok batu itu dengan hati-hati. Batu yang bukan permata itu dan karena terus digosok dan digosok, lama-kelamaan berubah menjadi mengkilat dan bersinar. Si gadis pun membawa batu itu ke tukang permata untuk diolah menjadi sebuah liontin yang indah. Ajaibnya, di tangan ahlinya batu biasa itu berubah hingga menyerupai batu permata. Begitu berkilau dan sangat indah. Si gadis sungguh gembira melihat batu biasanya bisa berubah begitu rupa. Ia pun memamerkannya pada siapa pun yang dijumpainya. Sudah diduga, semua orang yang melihat mengira batu itu adalah permata yang mahal harganya. Si gadis semakin percaya diri dan selalu memakai liontinnya ke mana pun ia pergi.

Hingga suatu hari liontin batu itu terlepas dari ikatannya. Si gadis baru menyadari lama setelah itu, jadi dia sungguh tak tahu liontinnya hilang di mana. Hal ini membuatnya sangat sedih. Dia pun jadi kehilangan selera makan dan tidak bersemangat. Sampai suatu hari ada seorang kakek yang melihatnya sedang termenung. Bertanyalah si kakek tentang kesedihannya. Si gadis pun menceritakan semuanya.

Setelah si gadis selesai bercerita, berkat
... baca selengkapnya di Batu yang Kusam Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 13 September 2015

Resep NH

Resep NH Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Beberapa tahun belakangan ini buku-buku Napoleon Hill (1883-1970) diterbitkan ulang, termasuk oleh Gramedia Pustaka Utama, dan nangkring dirak-rak toko buku terkemuka negeri ini. Salah satu tokoh besar dalam sejarah gerakan pengembangan potensi manusia ini, terutama dikenal dari karya terbaiknya Think and Grow Rich, yang pertama kali terbit di Amerika tahun 1937. Setelah mengalami modifikasi tahun 1960, versi asli buku tersebut (dengan sedikit revisi) diterbitkan ulang oleh penerbit Ross Cornwell tahun 2004. Penjualannya di seluruh dunia disinyalir lebih dari 30 juta eksemplar. Dengan kata lain, inilah salah satu buku laris secara internasional yang masuk kategori resep sukses klasik.

Siapa saja yang mempelajari pikiran Hill dengan baik, pastilah tidak menemukan sesuatu yang baru dalam buku The Secret atau pun Law of Attraction, yang sempat bikin heboh beberapa waktu silam. The Secret-nya Rhonda Byrne hanya baru dalam aspek kemasan saja. Pesan yang sama disampaikan dalam format teks dan audio-visual yang menjadi ciri khas zaman digital kini
... baca selengkapnya di Resep NH Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 30 Juni 2015

Peran Serta Masyarakat Dalam Pemberantasan Korupsi

jurnalpatrolinews.com –  karawang, (JP)    TERWUJUDNYA tatanan masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil dan makmur serta beradab dan berketuhanan yang berlandaskan Pancasila, sebagaimana termaktub di dalam Pembukaan UUD 1945, merupakan cita-cita bersama dari seluruh rakyat Indonesia. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, hanya dapat dicapai dengan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa, dengan landasan Pancasila.
Terpanggil untuk memberikan amal baktinya kepada negara dan rakyat Indonesia, atas Rahmat Allah Yang Maha Esa, Garda Tipikor Indonesia MENDEKLARASIKAN BERDIRINYA KORWIL GARDA TIPIKOR INDONESIA KABUPATEN KARAWANG.
Deklarasi dan Pengukuhan Pengurus Korwil Garda Tipikor Indonesia Kabupaten Karawang ini digelar di Gedung Lebak Sari Indah, Karawang, Senin 15 Juni 2015, dihadiri oleh Pejabat Muspida Kabupaten Karawang, Kasubditlingkim Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Ir. Nilam CT, M.Si, Pakar Bela Negara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Ruly Rahadian, Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI Guntur Kusmeiyano, M.Si, Dewan Kelautan Indonesia Enni Eryani Hoesien, MBA, serta para Pengurus Korwil Garda Tipikor Indonesia Kabupaten Karawang, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Karawang, dan ormas se-Kabupaten Karawang.
Dalam sambutannya Ketua Umum Garda Tipikor Indonesia, Panca Dwikora Aba Soekarno mengatakan bahwa Korupsi yang sudah merajalela sangat sulit untuk diberantas. Tidak hanya KPK sebagai lembaga yang secara khusus menangani korupsi, tetapi juga andil masyarakat sangat diperlukan.
“Paling tidak, masyarakat harus ikut ambil bagian karena dua hal yaitu masyarakat sebagai korban dan masyarakat sebagai komponen utama bangsa,” kata Panca Dwikora.
Ia melanjutkan, korupsi telah menyebabkan kerugian luar biasa bagi bangsa ini. Jika kondisi ini dibiarkan, maka cita-cita luhur bangsa untuk mensejahterakan rakyat Indonesia akan sangat sulit untuk dicapai. Yakinlah, bahwa tanpa korupsi, negara ini akan jauh lebih baik. Karena itu, korupsi harus dilawan bersama-sama.
“Peran serta masyarakat merupakan elemen terpenting dalam pemberantasan korupsi. Tanpa dukungan segenap masyarakat Indonesia lainnya, segala upaya pemberantasan korupsi tidak akan berjalan secara efektif. Karena itulah, Undang-undang memberikan hak dan perlindungan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemberantasan korupsi,” lanjutnya.